RabbaniTour and Travel 2017

Tata Cara Qunut Nazilah

0

 Tata Cara Qunut Nazilah

Qunut Nazilah – adalah doa pembacaan yg di lakukan umat islam menolak ke zaliman musuh islam dan menghindari  diri dari berbagai fitnah serta musibah. Doa qunut di ucapkan pada saat shalat fardhu, yaitu ketika i’tidal setelah ruku pada rakaat terakhir. Nabu Muhammad Saw mencontoh kan kpd umat nya bagaimana melakukan Qunut Nazilah.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَنَتَ رَسُوْلُ اللهِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ وَصَلاَةِ الْصُّبْحِ فِيْ دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ إِذَا قَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ مِنَ الرَّكْعَةِ اْلأَخِرَةِ يَدْعُوْ عَلَى أَحْيَاءٍ مِنْ بَنِيْ سُلَيْمٍ عَلَى رِعْلٍ وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ، وَيُؤَمِّنُ مَنْ خَلْفَهُ

Artinya :” Dari Ibnu Abbas, ia berkata: Nabi Muhammad Saw pernah qunut selama 1 bulan secara terus-menerus pada sholat Zhuhur, ‘Ashar, Maghrib, Isya dan Shubuh di akhir setiap shalat, (yaitu) apabila ia mengucap Sami’Allahu liman hamidah di raka’at yg akhir, beliau mendo’akan kebinasaan atas kabilah Ri’lin, Dzakwan dan ‘Ushayyah yg ada pada perkampungan Bani Sulaim, dan orang-orang di belakang beliau mengucap kan amin. (HR. Abu Dawud, Ahmad, al-Hakim dan al-Baihaqi)”.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ  كَانَ اِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ عَلَى أَحَدٍ أَوْ يَدْعُوَ ِلأَحَدٍ قَنَتَ بَعْدَ الرُّكُوْعِ، فَرُبَّمَا قَالَ: إِذَا قَالَ: سَمِعَ

اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَللَّهُمَّ اَنْجِ الْوَلِيْدَ بْنَ الْوَلِيْدِ وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِيْ رَبِيْعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِيْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ. اَللَّهُمَّ اشْدُدُ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ وَاجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ سِنِيْنَ كَسِنِيْ يُوْسُفَ

Artinya :” Dari Abu Hurairah, “Sesungguh nya Nabi Muhammad Saw, apabila hendak mendo’akan kecelakaan atas seseorang/ mendo’akan kebaikan untuk seseorang, beliau mengerjakan qunut sesudah ruku’, & kemungkinan apabila ia membaca: Sami’allahu liman hamidah, (lalu) beliau membaca, ‘Allahumma… dan seterusnya (yang artinya: Ya Allah, selamatkan lah Walid bin Walid dan Salamah bin Hisyam dan ‘Ayyasy bin Abi Rabi’ah dan orang-orang yg tertindas dari orang-orang Mukmin. Ya Allah, keraskan lah siksa-Mu atas (kaum) Mudhar, Ya Allah.. jadikan lah atas mereka musim kemarau seperti musim kemarau (yg terjadi pada zaman) Yusuf.’” (HR. Al-Bukhari)”.

عَنْ أنَسٍ قَالَ: قَنَتَ رَسُوْلُ اللَّهِ شَهْرًا بَعْدَ الرُّكُوْعِ يَدْعُو عَلَى حَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ ثُمَّ تَرَكَهُ

Artinya :” Dari Anas, ia berkata: “Nabi Muhammad Saw ,qunut selama 1 bulan setelah bangkit dari ruku’, yakni mendo’a kebinasaan untuk 1 kabilah dari kabilah-kabilah Arab, kemudian beliau meninggal kan nya (tdk melakukan nya lagi).” (Hr. Bukhari, Muslim)”.

Tata Cara Qunut Nazilah
Tata Cara Qunut Nazilah

Berikut ini adalah Tata Cara Qunut Nazilah :

Dalam pelaksanaan qunut nazilah ini agak sedikit dgn dua qunut lainnya, yaitu qunut subuh dan qunut witir berrikut ini adalah caranya:

  1. Dilakukan Pada Saat ada Bala atau Bencana

Dlm keadaan aman/ biasa-biasa, tdk di syariat kan untuk melakukan qunut nazilah karena qunut nazilah yg di lakukan di masa Nabi Muhammad Saw terkait dgn malapetaka, masalah besar,bencana/pembunuhan atas umat islam. Namun qunut nazilah tdk tepat kalau di lakukan terus menerus sepanjang masa. Sebab Nabi Muhammad Saw hanya melakukan Qunut Nazilah dlm hitunan sebulan saja.

  1. Di lakukan Dalam Sholat 5 Waktu

Berbeda dgn qunut subuh yg hanya di lakukan pada waktu subuh/ qunut witir yg hanya di lakukan pada sholat witir di malam hari. Qunut nazilah di lakukan dlm 5 waktu sholat fardhu. Jadi bukan hanya sekali/ 2x tetapi 5x dlm sehari.

  1. Di kerjakan Setelah Bangun Dari Ruku sesuai I’tidal di Rakaat Terakhir.

Qunut Nazilah di lakana kan pada saat i’tidal (berdiri dari ruku) di rakaat terakhir dlm seluruh sholat magrib.

  1. Imamm mengeraskan Suara Do’a Qunut dan Makmum Mengamini nya.

Di anjur kan kpd imam sholat untuk mengeraskan suara bacaan do’a qunut, agar para makmum di belakang dapat mengamini bacaan do’a nya.

  1. Di sunnah kan mengangkat kedua tangan

Mengangkat kedua tangan ketika membaca nya tanpa mengusap wajah apabila telah selesai membaca nya :

قَنَتَ رَسُولُ اللهِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا فِي الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ وَالصُّبْحِ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ إِذَا قَالَ : سَمِعَ اللهُ

لِمَنْ حَمِدَهُ مِنَ الرَّكْعَةِ اْلأَخِيْرَةِ يَدْعُوا عَلَيْهِمْ عَلَى حَيَّ مِنْ بَنِي سُلَيْمٍ عَلَى رِعْلِ وَذَكْوَانَ وَعُصَيَّةَ وَيُؤَمِّنُ مَنْ خَلْفَهُ

Nabi Muhammad SAW melaksana kan qunut nazilah selama sebulan secara berturut-turut di dlm Shalat Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Shubuh. Setiap kali usai mengucap kan :“Sami’allahu liman hamidah” Dari raka’at terakhir mendo’akan kejelekan atas mereka, yaitu perkampungan Ri’il, Dzakwan dan ‘Ushayyah dari Bani Sulaim. Sedang kan orang-orang di belakang nya mengucap kan “Amin”. (HR- Ahmad)”.

Demikianlah pembahasan kali ini tentang Tata Cara Qunut Nazilah, semoga bermanfaat. baca juga artikel Tata Cara Qodho Sholat, dan Tata Cara Sholat Taubat. Ada juga pilihan paket di Rabbani tour Paket Muslim Tour Yordania, Palestina dan Mesir, dan Paket Kamar Hotel Untuk Umroh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.