RabbaniTour and Travel 2017

Tata Cara Puasa Syawal

0

Tata Cara Puasa Syawal

Puasa Syawal memiliki keutamaan yg besar yaitu mendapat kan pahala puasa setahun penuh. Namun bagaimana Tata Cara Puasa Syawal tersebut.

Para ulama menghurai kan rahasia di sebalik ganjaran tersebut dgn menyata kan bahawa setiap amalan kebaikan manusia akan di beri ganjaran sebanyak 10 x ganda. Puasa 30 hari di bulan Ramadhan di ganjari sebanyak 300 hari, manakala puasa 6 hari dibulan Syawal pula di ganjari dgn 60 hari. Jika di kira jumlah nya adalah 360 hari, ia hampir menyamai jumlah hari di dlm setahun sebanyak 360 hari. Sesungguh nya Allah Swt Maha Berkuasa untuk memberikan ganjaran sebanyak mana yg di kehendaki- Nya.

Puasa syawal memiliki keutamaanya yaitu, bagi yg berpuasa di bulan Ramadhan dgn sempurna lantas mengikut kan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapat kan pahala puasa setahun penuh. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ


Artinya :” Barang siapa yg berpuasa bulan Ramadhan kemudian berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh”.

(Hadist Riwayat. No-1164).

Puasa 6 syawal berdasar kan firman Allah Swt :

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ  . آل عمران: 133

Artinyaa : “Dan bersegera  lah kamu kepada (mengerja kan amal-amal yang baik untuk mendapat) keampunan dari Tuhan kamu, &(ke arah mendapat kan) Syurga yg luas nya seluas langit & bumi yg di sedia kan bagi orang-orang yg bertaqwa.”

(Surah Al-Imran: Ayat 133)

Tata Cara Puasa Syawal
Tata Cara Puasa Syawal

Dan berikut ini adalah Tata Cara Puasa Syawal :

  1. Puasa syawal di lakukan selama 6 hari.

Sebagai mana yg telah di sebutkan dalam hadist bahwa puasa Syawal itu di lakukan  selama 6 hari.” Barangsiapa yg berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HadistRiwayat. Muslim No- 1164).
Dari hadits tersebut, Syaikh Muhammad bin Sholih Al -Utsaimin berkata: “Yg di sunnah kan yaitu berpuasa 6 hari dibulan Syawal.” (Syarhul Mumti/ 6- 464).

  1. Lebih utama di laksanakan sehari setelah Idul Fitri, namun tdk mengapa jika di akhir kan asalkan masih di bulan Syawal.
  2. Syaikh Muhammad bin Sholih Al -Utsaimin rahimahullah berkata, “Para fuqoha berkata bahwa yg lebih utama, 6 hari di atas di lakukan setelah Idul Fitri (1 Syawal) secara langsung. Ini menunjuk kan bersegera dlm melakukan kebaikan.” (Syarhul Mumti/ 6- 465).
  3. Lebih utama di lakukan secara berurutan namun tdk mengapa jika di lakukan tdk berurutan.
  4. Syaikh Ibnu Utsaimin juga berkata :“Lebih utama puasa Syawal di lakukan secara berurutan karena itulah yg umum nya lebih mudah. Itu pun tanda berlomba-lomba dlm hal yg di perintah kan.”
  5. Usaha kan untuk menunaikan qodho-puasa terlebih dahulu agar mendapat kan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.
  6. Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berkata: “Siapa yg mempunyai kewajiban qodho- puasa di Bulan Ramadhan, hendak lah ia memulai puasa qodho-nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho’ itu lebih utama dari puasa 6 hari Syawal.:” (Lathoiful Ma’arif, Hal- 391).
  7. Begitu pula beliau mengata kan, “Siapa yg memulai qodho- puasa di bulan Ramadhan terlebih dahulu dari puasa Syawal, lalu dia mengingin kan puasa 6 hari di bulan Syawal setelah qodho-nya sempurna, maka itu lebih baik. Inilah yg di maksud dlm hadits adalah bagi yg menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan lalu mengikuti puasa 6 hari di bulan Syawal. Namun pahala puasa Syawal itu tdk bisa di capai jika menunaikan qodho- puasa nya dibulan Syawal. Karena puasa 6 hari di bulan Syawal tetap harus di lakukan setelah qodho-itu di lakuka: ” (Lathoiful Ma’arif, Hal-. 392).
  8. Boleh melaku kan puasa syawal pada hari Jumat &  hari Sabtu.
  9. Imam Nawawi rahimahullah mengata kan: “Ulama Syafi’iiyah ber pendapat bahwa di makruh kan berpuasa pada hari Jumat secara ber sendirian. Namun jika di ikuti puasa sebelum / sesudah nya atau bertepatan dgn kebiasaan puasa seperti berpuasa nadzar karena sembuh dari sakit dan bertepatan dgn hari Jumat, maka tidak lah makruh.”(Al- Majmu’ Syarrh Al -Muhaddzab, 6- 309).

Demikian artikel pembahasan tentang Tata Cara Puasa Syawal semoga bermanfaat. ada beberapa artikel di Rabbani tour tentang Tata Cara Sholat Taubat, Tata Cara Berhijab Menurut Syariat Islam dan ada pilihan umroh Umroh Ramadhan, dan Umroh Lebaran. segera daftarkan diri anda sekarang juga ada Umroh Promo..
 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.